Death Voyage Tradition: Spiritual and Social Values in the Sasak Community's Practices in Sintung Village, Central Lombok, West Nusa Tenggara Spiritual and Social Values in the Sasak Community's Practices in Sintung Village, Central Lombok, West Nusa Tenggara
Main Article Content
Abstract
This study examines the spiritual values embedded in the death voyage rituals practiced by the Sasak community in Desa Sintung, Pringgarata Sub-district, Central Lombok. Rooted deeply in Sasak traditions, these rituals are seen as a means to pray for the deceased's peaceful journey to the afterlife and as social gatherings that strengthen communal bonds within the community. Using a qualitative research method with a descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation. The collected data were analyzed using the data analysis techniques of Miles and Huberman. The findings reveal that the death voyage rituals are conducted on the eighth day after death and continue weekly on the same day until the fortieth day. The rituals encompass various spiritual values, including religious, moral, empirical, and aesthetic elements. These practices remain ongoing and are viewed positively by the community. This study highlights the continuity of these rituals, reflecting the Sasak community's dedication to preserving and practicing their unique cultural identity.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

TROPICAL WETLAND JOURNAL is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Abdullah, S. N. A. (2023). Integrasi budaya islam lokal tradisi lisan ternate sebagai komunikasi dakwah pada konteks sosial-modern. AL-IDZAAH: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 5(1), 1-19. https://doi.org/10.24127/al-idzaah.v5i1.3594
Agustine, S. (2022). Pengajaran teks naratif menggunakan cerita rakyat lokal: analisis pendidikan karakter, nilai moral, dan nilai budaya. Jurnal Ilmiah Widya Borneo, 4(2), 97-107. https://doi.org/10.56266/widyaborneo.v4i2.58
Andrianta, D., Hutagalung, S., & Ferinia, R. (2020). Kontekstualisasi ibadah penghiburan pada tradisi slametan orang meninggal dalam budaya jawa. Visio Dei: Jurnal Teologi Kristen, 2(2), 244-264. https://doi.org/10.35909/visiodei.v2i2.163
Arif, S. L. S. and Agustang, A. (2022). Sistem sosial budaya tradisi pallipa putewe’ pada masyarakat dusun katteong kecamatan mattiro sompe kabupaten pinrang. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian Dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 1(3), 78. https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v1i3.36739
Astuti, W. and Wirdanengsih, W. (2023). Perangkat badikie pada tradisi mandoa dalam upacara kematian di nagari campago. Culture &Amp; Society: Journal of Anthropological Research, 5(2), 71-79. https://doi.org/10.24036/csjar.v5i2.121
Anam, F. K. (2024). Simbol nilai-nilai islam dalam ritual tradisi perang timbung di desa pejanggik lombok tengah. Jurnal Global Ilmiah, 1(5), 326-330. https://doi.org/10.55324/jgi.v1i5.51
Aulia, D., Sumardi, L., Alqadri, B., & Zubair, Muh. (2023). Tradisi Maulid Nabi Masyarakat Suku Sasak. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i1b.1230
Br Ginting, E., Lumbanbatu, J. S., & Sitepu, A. G. (2023). Peran guru agama katolik dengan meningkatkan nilai moral peserta didik kelas xi di sekolah menengah atas swasta katolik 2 kabanjahe. In Veritate Lux : Jurnal Ilmu Kateketik Pastoral Teologi, Pendidikan, Antropologi, Dan Budaya, 6(1), 58-67. https://doi.org/10.63037/ivl.v6i1.16
Costa, R. M. D. (2023). Nilai religius dalam ritual mutu maten pada masyarakat desa sikun kecamatan malaka barat. Edulec : Education, Language and Culture Journal, 3(1), 48-55. https://doi.org/10.56314/edulec.v3i1.51
Eka, N., Megawati, M., Wiranata, A. A. G., & Vienlentia, R. (2023). Tradisi ngalangkang pambak pada umat hindu kaharingan di kecamatan katingan hilir kabupaten katingan (kajian agama budaya dan psikologi). Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 6(2), 147-168. https://doi.org/10.33363/swjsa.v6i2.1045
Fathiniah, K. (2023). Implementasi Pancasila Sebagai Identitas Nasional Dalam Menghadapi Globalisasi. The Indonesian Journal of Politics and Policy (Ijpp). https://doi.org/10.35706/ijpp.v5i1.9709
Fitriana, R., Putri, N., & Darmawan, D. R. (2024). Kanjan serayong traditional death ceremony : shifting values of pesaguan dayak people due to mondial religion. International Journal Ethnic, Racial and Cultural Heritage, 1(2), 110. https://doi.org/10.26418/ijerch.v1i2.75757
Girsang, R. and Sukmayadi, Y. (2019). Social change of death ritual ceremony in indonesia. Proceedings of the International Conference on Arts and Design Education (ICADE 2018). https://doi.org/10.2991/icade-18.2019.73
Habibuddin, H., Apriana, D., & Yunitasari, D. (2021). Inkulkasi Nilai-Nilai Nirkekerasan Dalam Budaya Lokal Suku Sasak Di Sekolah Dasar. Jurnal Didika Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.29408/didika.v7i1.3843
Hannan, A. and Umam, K. (2023). Tinjauan sosiologi terhadap relasi agama dan budaya pada tradisi koloman dalam memperkuat religiusitas masyarakat madura. RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 5(1), 57-73. https://doi.org/10.29303/resiprokal.v5i1.284
Harahap, N., Harahap, S., & Susanti, N. (2024). Nilai-nilai sosial tradisi marpangir dalam menyambut bulan suci ramadhan di desa teluk panji kecamatan kampung rakyat kabupaten labuhan batu selatan. Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences, 5(1), 22. https://doi.org/10.30821/islamijah.v5i1.19919
Huda, N., Aksa, A. H., Alfi, A. M., & Sya'adah, F. (2022). Tradisi muqaddaman di desa banjaragung kecamatan bangsri kabupaten jepara: sebuah kajian living qur’an. AL QUDS : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 6(1), 105. https://doi.org/10.29240/alquds.v6i1.3307
IPSD, S. D. (2023). Peran Pemerintah Dalam Upaya Pelestarian Cagar Budaya Situs Goa Gajah Di Gianyar, Bali. Nalars. https://doi.org/10.24853/nalars.22.1.9-16
Jannah, S. (2023). Nilai moral dalam tradisi asapoan sebagai potret kerukunan masyarakat. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 7(1), 103-112. https://doi.org/10.22219/satwika.v7i1.24607
Kholilurrohman, K. (1970). Ritual tahlilan sebagai media dakwah. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 4(1), 111-120. https://doi.org/10.24090/komunika.v4i1.141
L. Ahmad Busyairy,“Akulturasi Budaya Dalam Upacara Kematian Masyarakat Kota Santri Kediri Lombok Barat”, Vol.7 No.2, Desember 2018.
Muzakar, A., Ramdan, A. Y., & Hafidz, I. P. (2023). Sistem sosial dan pengasuhan anak pada keluarga suku sasak dalam perspektif kebudayaan lokal. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6386-6398. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4250
Nuraeni, S., Eldina, W., & Nurlailiyana, Z. A. (2023). Nilai moral dalam film “orang kaya baru”. Literature Research Journal, 1(1), 61-74. https://doi.org/10.51817/lrj.v1i1.390
Nuriaten, S. and Kurnia, A. (2022). Seme’ sebagai identitas budaya wanita sumbawa. KAGANGA KOMUNIKA: Journal of Communication Science, 3(2), 112-120. https://doi.org/10.36761/kagangakomunika.v3i2.1517
Saputri, D. and Fitriani, E. (2019). Fungsi labai dalam upacara kematian di nagari sungai durian. Jurnal Perspektif, 2(1), 20. https://doi.org/10.24036/ppkt/vol2-iss1/63
Saymona, A., Missriani, M., & Fitriani, Y. (2022). Aspek sosial dan nilai moral dalam novel sakura dalam pelukan karya auni fa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 8(2), 709-715. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i2.2227
Sihotang, J. A. (2020). Kesadaran dan kepedulian ekologis budaya dalam upacara mangongkal holi sebuah kajian dalam perspektif laudato si’, art. 143-146. Forum, 49(2), 62-77. https://doi.org/10.35312/forum.v49i2.256
Shofi, M. Q. and Maisaroh, S. (2020). Kajian antropolinguistik kue apem dalam ritual kematian (tahlilan) di lingkungan masyarakat desa tambakberas jombang. SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(4), 47. https://doi.org/10.32682/sastranesia.v8i4.1772
Syafrudin, S. (2017). Pendidikan karakter melalui aktivitas zikir. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 2(2). https://doi.org/10.30998/sap.v2i2.2090
Rahmawati, E. and Achsani, F. (2019). Nilai-nilai moral novel peter karya risa saraswati dan relevansinya dengan pembelajaran bahasa indonesia. Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 3(1), 52. https://doi.org/10.30651/lf.v3i1.2435
Rohmani, A. F. and Hidayat, S. (2024). Pro dan kontra penafsiran hukum islam terhadap tradisi peringatan ritual kematian masyarakat jawa. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(1), 9. https://doi.org/10.47134/diksima.v1i1.5
Tangdialla, R., Lotong, Y., Matasik, A. L., Nyhof, M., Pasoloran, O., & Mangiwa, G. O. (2024). Rambu solo' in the perspective of toraja young generation. Revista De Gestão Social E Ambiental, 18(4), e06745. https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n4-122
Ulber Silalahi, MA. “Metode Penelitian Sosial (Bandung: penerbit PT Refika Aditama, 2010), cet, ke-2
PATERA, K., Ronda, M., & DUA, M. (2023). Ethnographic communications of the ngaben ritual of bali hindus in jakarta. International Journal of Environmental, Sustainability, and Social Science, 4(2), 607-619. https://doi.org/10.38142/ijesss.v4i2.471
Pratama, R. A. (2023). Tradisi yasinan dan tahlilan dalam meningkatkan nilai-nilai pendidikan islam di masjid nur amanah yogyakarta. Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 11-19. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v10i1.3422
Purwanto, S. E. (2023). The Process of Developing Religious Moderation Values in the Social Interaction of the Bali and Sasak Ethnicity in Lombok. Jurnal Syntax Admiration. https://doi.org/10.46799/jsa.v4i11.803
Putri, R. S. (2024). Tradisi tahlilan dalam perspektif antropologi filsafat: ritual, makna, dan implikasinya. Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 4(4), 122-127. https://doi.org/10.56393/konstruksisosial.v4i4.2460
Widari, D. A. D. S. and Prasiasa, D. P. O. (2022). Nilai estetika lokal dan nilai ekonomi lokal dalam pengelolaan destinasi pariwisata di bali utara. Mudra Jurnal Seni Budaya, 37(1), 60-68. https://doi.org/10.31091/mudra.v37i1.1883
Winarsih, Situasih, & Sukarti (2023). Relevansi makna tradisi slametan kematian dan upacara sembahyang kematian pada majelis agama buddha nichiren shoshu buddha dharma indonesia. PATISAMBHIDA: Jurnal Pemikiran Buddha Dan Filsafat Agama, 3(2), 22-34. https://doi.org/10.53565/patisambhida.v3i2.875
Wulandari, S. (2021). Makna simbolik dalam tahlilan masyarakat gorontalo di desa panggulo. Jurnal Tradisi Lisan Nusantara, 1(1). https://doi.org/10.51817/jtln.v1i1.269
Yuslih, M. and Yulien, B. Z. (2021). Nilai-nilai sosial-spiritual dalam tradisi “mamaq” masyarakat suku sasak pulau lombok di ntb (social-spiritual values in the “mamaq” tradition of the sasak community of lombok island in ntb). Potret Pemikiran, 25(2), 181. https://doi.org/10.30984/pp.v25i2.1654
Yolanda, B. A., Amri, E., & Fitriani, E. (2020). Makna upacara kematian malapeh-lapeh bagi masyarakat nagari taluak pesisir selatan. Culture &Amp; Society: Journal of Anthropological Research, 1(3), 198-207. https://doi.org/10.24036/csjar.v1i3.37
Zaenuddin, Z. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Perkawinan Adat Masyarakat Sasak. Jurnal Penelitian Tarbawi Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial. https://doi.org/10.37216/tarbawi.v5i2.319
Zain, S. S. (2023). Kontruksi masyarakat menengah bawah tentang budaya wiwitan (agama islam) di desa margomulyo, kecamatan balen, kabupaten bojonegoro. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 131. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i1.4257
Zakaria, L. A. (2018). Tradisi Sorong Serah Aji Krame: Upaya Memperkuat Hubungan Keluarga Suku Sasak. De Jure Jurnal Hukum Dan Syar Iah. https://doi.org/10.18860/j-fsh.v10i2.6724